MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88 BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO LAMBO69 LAMBO69 LAMBO69
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • Kriminal/
  • Sadis! Pria di Malang Paksa Istri Minum Cairan Pembersih Lantai Disaksikan Anak, Korban Tewas
Olah TKP istri dipaksa minum pembersih lantai di Malang

Sadis! Pria di Malang Paksa Istri Minum Cairan Pembersih Lantai Disaksikan Anak, Korban Tewas

Kamis, 25 Januari 2024 – 18:33 WIB

Malang – Seorang perempuan berinisial DS (40), warga Perumahan Bumi Mondoroko Raya (BMR), Singosari, Kabupaten Malang meninggal dunia karena mengkonsumsi cairan pembersih lantai. Ternyata DS nekat melakukan itu lantaran dipaksa sang suami, DMM (41).

Baca Juga :

Viral Bayi Lantunkan Al Quran dengan Merdu, Asli atau Editan?

Seorang saksi mata yakni, Dewi (57) menceritakan, insiden maut ini diawali dari pertengkaran di rumah korban sekira pukul 09.15 WIB pada Rabu, 24 Januari 2024. Saat itu, saksi Dewi sedang berangkat membeli sejumlah barang dagangan.

“Setelah saya pulang dan tiba di rumah, ternyata salah satu anak korban yang berinisial Y (5) sudah berdiri di depan sambil menangis. Saya tanya ke Y, ada apa kok menangis. Lalu Y berrtanya punya air putih,” kata Dewi, Kamis, 25 Januari 2024.

Baca Juga :

Suami Istri di Tasikmalaya Kompak jadi Pelaku Curanmor

Menurut dia, dari keterangan Y, korban disebut mengkonsumsi cairan yang berbahaya.

“Saya jawab buat apa? Dan, Y jawab untuk ibunya karena minum racun. Tapi saat itu jawaban Y kurang jelas pengucapannya,” lanjut Dewi.

Baca Juga :

Peringati Hari Gizi Nasional 2024, BRI Peduli Salurkan Bantuan ‘Cegah Stunting Itu Penting’

Dewi menuturkan, salah satu tetangganya yakni Ibu Edi juga diminta tolong langsung oleh korban. Ibu Edi ditelepon secara langsung oleh korban untuk minta minum air putih.

Sejumlah warga yang heboh dan penasaran ikut mendatangi rumah warga. Namun, saat itu, korban sudah dalam kondisi mulut penuh busa berwarna kuning.

“Jadi, korban ini menghubungi Bu Edi dan minta air minum. Saat itu, Bu Edi heran dan bingung dengan hal tersebut. Sama warga, langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas terdekat. Lalu setelah itu, korban dirujuk ke RS Marsudi Waluyo Singosari,” ujar Dewi.

Dewi mengatakan, DMM dan DS tinggal di komplek perumahan ini sejak 2015. Pasangan ini dikaruniai 3 orang anak.

Dewi pun sempat bertanya ke anak pertama. Pengakuan anak pertama ibunya dipaksa minum racun oleh ayahnya.

“Saya tanya ke anak pertama korban, dan katanya ibunya seperti itu karena dicekoki atau dipaksa minum racun oleh ayahnya (suami korban),” jelas Dewi.

“Dan, yang jelas, saat korban ditemukan keracunan, suaminya itu sudah pergi meninggalkan rumah,” lanjut Dewi.

Sementara, Kapolsek Singosari, Kompol Masyhur Ade membenarkan insiden korban dipaksa minum pembersih lantai oleh suaminya. Sebelum di bawa ke puskesmas dan rumah sakit, korban terus muntah-muntah.

“Awalnya pelapor didatangi oleh anak korban dan memberitahukan bahwa korban (ibunya) telah dipaksa oleh bapaknya untuk meminum pembersih lantai dan korban dalam keadaan muntah-muntah,” kata Masyhur.

Masyhur menjelaskan usai dapat laporan dari anak korban, warga sekitar langsung datangi lokasi. Diketahui, saat itu, kondisi korban sudah dalam kondisi kritis.

Menurut dia, dalam kondisi kritis, korban dibawa ke Rumah Sakit Marsudi Waluyo untuk mendapatkan perawatan. Di tengah perawatan, korban meninggal dunia sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu, 24 Januari 2024.

“Setelah itu, pelapor datangi rumah korban bersama anak korban. Dan, saksi dapati korban dalam keadaan terlentang sambil mulut mengeluarkan busa,” jelas Masyhur.

Setelah itu, jenazah korban dibawa ke Kamar Mayat Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk diautopsi.

Halaman Selanjutnya

Sejumlah warga yang heboh dan penasaran ikut mendatangi rumah warga. Namun, saat itu, korban sudah dalam kondisi mulut penuh busa berwarna kuning.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21