MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88 BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO LAMBO69 LAMBO69 LAMBO69
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • Kriminal/
  • Diduga Lecehkan Jurus Silat, Remaja di Pringsewu Lampung Dianiaya 4 Pria
Kawanan pelaku saat diperiksa polisi.

Diduga Lecehkan Jurus Silat, Remaja di Pringsewu Lampung Dianiaya 4 Pria

Minggu, 7 Januari 2024 – 00:02 WIB

Pringsewu – Empat pria Pringsewu, Lampung, terpaksa mesti berurusan dengan polisi karena diduga menganiaya seorang remaja. Empat pelaku itu melakukan kekerasan terhadap korban berinisial RAA (14), yang merupakan pelajar SMP asal Pekon Kutawaringin, Pringsewu.

Baca Juga :

KSAD Jenderal Maruli soal Penganiayaan Relawan Ganjar di Boyolali: Menurut Saya Berlebihan

Pemicunya karena video silat yang membuat empat pelaku naik pitam hingga tega menganiaya korban. Empat pelaku terdiri dari dua pria dewasa berinisial IN (30), warga Adiluwih, dan NA (18) warga Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

Sementara, dua pelakunya masih berstatus anak di bawah umur berinisial DF (16), warga Adiluwih dan BA (16) warga Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran.

Baca Juga :

Cekcok dengan Istri, Ayah Lampiaskan Emosi dengan Tega Aniaya Anak Tiri hingga Tewas

“Para pelaku nekat menganiaya korban karena tersinggung atas perilaku korban yang telah melecehkan perguruan silat yang diikuti para pelaku,” kata Kasat Reskrim Iptu Maulana Rahmat Al Haqqi, di Pringsewu, Sabtu, 6 Januari 2024.

Baca Juga :

Pelaku Penganiayaan Relawannya Diproses Hukum, Ganjar Pranowo Ucapkan Terima Kasih ke TNI

Maulana menyampaikan, empat pelaku diamankan karena secara bersama-sama melakukan kekerasan fisik atau penganiayaan terhadap anak di bawah umur. Aksi penganiayaan itu terjadi di Pekon Kutawaringin, Adiluwih, Pringsewu pada Rabu, 3 Januari 2023, sekira pukul 15.00 Wib.

Adapun pelaku diamankan di empat lokasi yang berbeda pada Kamis, 4 Januari 2024 mulai pukul 13.00 WIB sampai 19.00 WIB. Kawanan pelaku geram karena korban bersama sejumlah rekannya membuat video gerakan beladiri yang diduga melecehkan jurus silat dari perguruan pelaku.

“Korban dan sejumlah rekannya membuat video yang berisi adegan seni beladiri. Isi dari video tersebut dianggap para pelaku melecehkan perguruan silat yang mereka ikuti,” lanjut Maulana.

Saat korban ketemu, para pelaku pun langsung menganiaya.

“Kemudian, para pelaku mencari korban dan setelah ketemu kemudian terjadi aksi penganiayaan tersebut,” jelasnya.

Menurut dia, para pelaku menganiaya korban tanpa gunakan senjata tajam atau benda tumpul. Korban dipukuli, ditendang hingga ditampar.

“Para pelaku memukul, menendang dan menampar yang mengakibatkan korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh,” ujarnya.

Dia menekankan, terungkapnya aksi kekerasan itu, setelah video rekaman penganiayaan beredar di media sosial WhatsApp. Orang tua korban yang tak terima lantas membuat laporan pengaduan ke kantor kepolisian.

“Korban sudah menjalani proses visum dan para pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Pringsewu dan sedang menjalani proses pemeriksaan,” tutur Maulana.

Para pelaku terancam dijerat pasal Pasal 76 C Jo Pasal 80 ayat (1), (2) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Karena di antara para pelaku ada yang masih berstatus anak di bawah umur maka dalam proses peradilannya tetap mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak,” ujarnya.

Laporan: Pujiansyah, Lampung-tvOne

Halaman Selanjutnya

“Korban dan sejumlah rekannya membuat video yang berisi adegan seni beladiri. Isi dari video tersebut dianggap para pelaku melecehkan perguruan silat yang mereka ikuti,” lanjut Maulana.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21